Selasa, 01 Oktober 2013

New Media

New Media
Definisi New Media
New Media memiliki dua pengertian kata yaitu, New diambil dari bahasa Inggris yang berarti baru atau suatu perubahan yang dapat melahirkan susuatu yang baru yang sangat diinginkan oleh umat manusia. Sedangkan Media dapat diartikan sebagai perantara atau segala sesuatu yang dapat menyalurkan informasi dari sumber informasi kepada penerima informasi. Jadi, New Media adalah istilah yang dimaksudkan  untuk mencakup kemunculan digital, komputer, atau jaringan teknologi informasi dan komunikasi di akhir  abad ke-20. New Media merupakan sebuah terminologi untuk menjelaskan konvergensi antara teknologi komunikasi digital yang terkomputerisasi serta terhubung ke dalam jaringan. Secara sederhana media baru adalah media yang terbentuk dari interaksi antara manusia dengan komputer dan internet secara khususnya. Termasuk di dalamnya adalah program televisi, film, majalah, buku, suratkabar, dan jenis media cetak lain tidak termasuk media baru serta web, blog, online social network, online forum dan lain-lain yang menggunakan komputer sebagai medianya.


Menurut Everett M. Rogers (dalam Abrar, 2003:17-18) merangkumkan perkembangan media komunikasi ke dalam empat era. Pertama, era komunikasi tulisan, Kedua, era komunikasi cetak, Ketiga, era telekomunikasi, dan Keempat, era komunikasi interaktif. Media baru adalah media yang berkembang pada era komunikasi interaktif. Ron Rice mendefinisikan media baru adalah media teknologi komunikasi yang melibatkan komputer di dalamnya (baik mainframe, PC maupun Notebook) yang memfasilitasi penggunanya untuk berinteraksi antar sesama pengguna ataupun dengan informasi yang diinginkan. Sementara menurut McQuail, media baru adalah tempat dimana seluruh pesan komunikasi terdesentralisasi; distribusi pesan lewat satelite meningkatkan penggunaan jaringan kabel dan komputer, keterlibatan audiens dalam proses komunikasi yang semakin meningkat.


Latar Belakang
Ketika informasi menjadi salah satu unsur konstitutif dalam suatu masyarakat, maka masyarakat mulai “mau tidak mau” membuka diri pada media massa dan komunikasi global. Perputaran produksi, konsumsi dan distribusi informasi semakin cepat dialami dan dimiliki oleh sistem masyarakat baru yang global dengan didukung oleh kekuatan dan ekspansi ekonomi, jaringan sistem informasi global serta terakhir disokong oleh teknologi.
Persepsi pertama teknologi setidaknya mempunyai aspek yang saling berhubungan, yaitu aspek teknis (mencakup pengetahun, kemampuan teknis, pola kerja berikut seluruh aktivitasnya), aspek organisasional (mencakup aktivitas ekonomi dan industri, aktivitas profesional, pemakai dan konsumen; di mana teknologi dilihat sebagai satu sistem dinamis), dan aspek kultural (mencakup tujuan teknologi, nilai - kode etik dan kreativitas), (Pacey, 1983).
Persepsi kedua yang mungkin harus dilihat lebih jauh adalah posisi teknologi dalam kebudayaan manusia. Ketika teknologi dilihat sebagai suatu keseluruhan baik aspek nilai, organisasi dan objek material maka dapat dikatakan teknologi adalah kebudayaan -atau bisa dikatakan lagi- kebudayaan adalah teknologi. Namun di lain pihak, kita juga dapat mengatakan bahwa teknologi merupakan salah satu bagian dari kebudayaan.
Menurut Iriantara (2007), ada beberapa alasan mengapa media baru ini muncul , yaitu:
a.         Konvergensi media, adalah adanya integrasi dari media yang sebelumnya ada. Pertemuan antara media cetak dengan komputer dan jaringan internet membuat kita mengenal apa yang dinamakan dengan media on-line.
b.        Interaktivitas, adalah sifat komunikasi dua arah yang bisa dikendalikan oleh pengguna. Misalnya,  khalayak bisa memilih apa yang hendak dicarinya hanya dengan meng-klik mousekomputernya, seseorang bisa berinteraksi dengan orang lain melalui mailing list  dan khalayak bisa memberi komentar terhadap informasi yang disajikan, seketika setelah dia membaca atau melihat informasi tersebut.
c.         Perubahan perilaku, yang menunjukkan ada perubahan pada pihak khalayak yang disebabkan karena adanya unsur interaktif diantara penggunanya. Perubahan perilaku ini, merupakan tuntutan teknologi yang dipergunakan oleh media baru tersebut yang menuntut khalayak untuk lebih aktif.

Kelebihan dan Kekurangan New Media
Kelebihan New Media :
1.        Arus informasi yang dapat dengan mudah dan cepat diakses dimana saja dan kapan saja
2.   Sebagai media komunikasi yang efisien. Kita dapat berkomunikasi dengan orang yang berada jauh sekalipun, bahkan bertatap muka dengan video conference.
3.        Sarana pendidikan dengan adanya buku digital yang mudah dan praktis.
Kekurangan New Media :
1.        Terbukanya informasi menimbulkan kemungkinan pencurian data pribadi. Hal ini biasa dilakukan hacker dengan tujuan-tujuan tertentu.
2.     Virus. Terbukanya arus informasi dan komunikasi juga dapat membawa virus yang berkedok aplikasi dengan mudah menyebar.
3.        Rasa ketagihan berlebihan, contohnya pada saat bermain game online atau jejaring social.

Kesimpulan
New Media adalah sebuah istilah yang menggambarkan tentang suatu keadaan dimana segala bentuk teknologi hampir berbentuk digital dan Internet hampir memegang peranan penting didalamnya, mereka meninggalkan teknologi kuno yang masih bersifat analog, mekanik, tidak ramah lingkungan dan berkembang secara terus menerus mendesak manusia untuk berubah sesuai dinamika perkembangan teknologi itu sendiri. Memang kita ketahui bahwa teknologi itu sendiri bersifat netral bebas nilai namun peran aspek budaya dan organisasi dalam media teknologi membuat teknologi itu tidak bebas nilai dan menjadi dependen.

Referensi :



Tidak ada komentar :

Posting Komentar